Rabu, 12 Mei 2010

hai kamu!

saya kngen tau!

Senin, 10 Mei 2010

mengenang SNMPTN

tadi siang di sms adek kelas.
" mbak ipeh.. gimana caranya keterima snmptn dan bla.. bla.. bla.." sms nya panjang sekali..

hmm..
aku jawab " wah dek, klo aku belajar terus, latian soal terus, berdoa terus, banyak sedekah gtu.. "

dan sekarang aku inget lagi gimana perjuangan aku masuk ke UGM..
kalo diinget-iinget lucu juga ya..

jadi awalnya aku masuk lewat jalur PBUB, itu jalur prestasi.. pake logika manusia sih aku ketrima. secara sertifikat udah numpuk puk.. dan nilai masuk dalam katagori bagus. (sombong! ahhahahahaa)
tapi nyatanya...

taraaaaa....

lolos di seleksi berkas aja enggak coba!! bayangkan.. bayangkan! shock.. dan nyaris bunuh diri.. (LEBAAY!!!!) yaa pokoknya drop lah..
pupus sudah harapan pake jas almamater itu..

trus ikut UM UGm..
aku yakin aja, akau gag bakalan bisa lolos.
karena aku gag prepare apa-apa.. belajarnya gag maksimal..

pas hari H, Um.. soalnya ya ampppuuuuuuuun.. kayaknya soal malaikat dalam kubur (apa namanya, lupa) lebih kejawab deh daripada UM yang ya amupuuun..
itu soal tidak manusiawai!! BETE.. (kebawa emosi)

waktu berlalu kan.. semua terlewati, dan tiba saatnya tes terkahir.. SNMPTN.
pas mau daftar aja dilema, bayangin deh kuaota cuma 16 yang taun lalu daftar ratusan.. haduuh.. dan saya maunya masuk komunikasi..

ohhhh seperti mengharapakan brad pitt jadi ayah angkat saya kan?

tapi itulah saya, itulah hidup.. dengan dorongan keras mama saya,
saya ambil komunikasi UGM pilihan 1, dan Administrasi negara pilihan ke 2..
gila emang..

persiapan:
1. saya gag keluar kamar selama 2 minggu, keluar cuma buat wudhu aja.. (makan delivery langsung ke kamar)
2. berdoaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa teruuuuuussss
3. pasrah!
4. privat bahasa inggris...

dan hari H tiba...
- saya pamit
- saya test
- saya pulang

satu bulan kemudian....

jam 23.00 : deg-deg an.. udah ah tdur aja
jam 03.00 : sholat tahajud
jam 03.50 : tidur tapi gag tenang... dan sms pada masuk nanyain "gimana peh?" buanyaaaaaaak bangeeeet!
jam 05.00 : sholat subuh
jam 05.30 : tidur-tiduran, sambil baca sms " ipeh,,aku gag ketrima"
jam 06.00 : mengambil sikap!
jam 06.05 : pamit ke warnet samabil bilang " ma, aku ketrima kan?" mama : " pasti nak!"
06. 20 : nyampe warnet...
hmmm.....

saya duduk di bilik..
dan ngeliatin nomer temen saya..
saya ketik nomer ujian teman saya dan..
TEMEN SAYA GAG LOLOS..
oke.. saya liat layarnya, dalam hati "hm... klo gag lolos tuliasnnya kyk gini "

dan saya ngetik nmer saya..
dan internetnya nge hank!!!

kedua kali masih sama

ketiga kali..

LOADING!...

deg-deg deg..

"selamat bla. bala.. bla.."

SHOCK!

" mama.. aku ketrima ma..."
"dimana nak ?"
" adiministrasi negara kayaknya..."
" oh iya, alhamdulilah....." (suara tertahan si mama)
" tapi coba liat deh ma... nmernya, soanya gag ada kata-katanya ketrima dimana.."
" berapa?"
"buku panduan ada di kamr ku ma... cepeeet!"
" iya iya berapa."
" bla bala....."
" aliiiiiiiiiiiiiiiiiiiiffffffffffffff"
" apa maaaaaaaaaaaaa???"
" kamu ketrima di komunikasi "
" apa?????"
" iya komuniksai nak..."
" ya ampuuun .. alhamdulilhaaa.."
" ini ayah mau gomong nak.."
" aliiif, selamat ya sayang..." (ayah saya nangis!)
" iya ayaaaah...."
tut.. tut.. tut..

hmmm....

masa itu lewat!

tapi saya selalu amazing kalo inget..

kekuatan doa, kesungguhan hati, dan keteguhan belajar, ternyata memang mendatangkan satu keajaiban...

:)

sebuah sajak skeptis untuk anak


Ketika kau berlari buat apa aku ikut berlari..
Bersamamu pula…
Hey, bahkan aku tak mau keringat ku enetes sebutir pun karenamu…

Hm… katika kau diam, aku melirik mu sejenak dan aku kembali pada hidupku.
Iba aku melihatmu begitu terus sepanjang sore ini, bergelayut bersama mimpi…
Lihat waktu ….
Dia begitu marah selalu kau kambing hitamkan..
Ahh.. apa peduliku padamu

Kau tawarkan apa pada penguasa bumi ini?
Seenakanya saja berkata bahwa kau pantas dikasihani?
Kalo kau mau mengemis, mengemis saja dengan tuhanmu… Dia kan canggih, dia pasti mengerti kemanjaanmu yang sangat tidak manusiawi itu…

Kau nanti bisa terbunuh karena ulahmu.
Bahkan…. hati-hati nak, kau bisa sewaktu-waktu tertusuk oleh kerentaanmu sendiri..

Oh sudahlah, jangan pikirkan aku..
Aku tau kapan aku harus mati,
Lebih baik darimu kan?
Yang bahkan tak tau mati itu apa…

Sungguh geli nak aku melihatmu.
Sudah termenung, tak tahu apa yang direnungkan…

Ketika kau berlari buat apa aku ikut berlari…
Itukan pilihanmu….
Untukku, status facebookku lebih penting…

Minggu, 09 Mei 2010

bagi saya..

semua orang aku pikir pernah merasakan cinta...
pernah sakit karena cinta..
yaa.. seenggak-enggaknya semuanya pernah punya cinta dan terbingkai dengan kisahnya sendiri-diri..
begitu juga saya..
hmm...

masalah cinta kayaknya bakal suasah dipecahin deh..
liat aja, banyaknya orang yang dibuat gila sama cinta...

bagi saya cinta itu besyukur...
bersyukur karena saya masih bisa sayang sama orang, karena masih ada orang yang sebenernya pacaran tapi kyk gag pacaran.. lah apa enaknya?

bagi saya cinta itu sakit
sakit karena saya harus merasakan banyak gag adilnya dari cinta.. saya pernah liat dengan mata kepala saya, orang yang saya naksir banget itu nembak cewe..
atau sekarang saya gag liat dia nembak ceweknya, tapi saya tau dia udah punya pacar.. sama aja kan?

bagi saya cinta itu indah..
karena saya bisa begitu nyamannya dekat dengan dia, dan merasakan kontak fisik yang buat saya itu nyaman... karena saya tipe orang yang gag suka dipegang sebenernya...

bagi saya cinta itu menangis...
ketika saya sudah ada di posisi nangis, berarti saya sudah masuk di fase penat yang gag tau lagi harus gimana..
dan saya bukan orang yang gampang nagus juga.. dan saking terjatuhnya dengan cinta saya bisa mennagis hanya untuknya...

bagi saya cinta itu egois..
saya cuma pengen dia yang ada buat saya.. dan saya gag mau peduli itu..
egois karena mungkin saya bisa lebih memilih cinta daripada semua hal yang penting di hidup saya..

bagi saya cinta itu mennanti!
ini pointnya..
saya bukan orang yang dideketin sebulan dua bulan dan langsung sayang dan pacaran! ohh itu bukan saya! saya mungkin bisa aja respect, saya bisa aja jadi naksir balik sama dia yang ngedektin saya. tapi buat saya itu belum belum belum belum cukup untuk bisa membuat saya jadi pacar dia...
saya butuh proses yang lamaaaaaaaaa untuk bisa sayang sama orang.
saya menanti itu, dan sebelnya sekalinya saya memanti dan perasaan itu datang. yang mau dicinta udah gag ada! gimana gag sediiih coba?????

bagi saya cinta itu komitmen..
saya dan dia, ada dalam satu komitmen..
itulah cinta..
saya susah sekali masuk dalam tahap ini.. ya karena itu tadi, saya beitu susahnya sayang sama orang.. dan sayang itu lah yang jadi modal utama yang bikin saya bisa berkomitmen sama dia..
saya pernah berkomitmen ya sebutlah poacaran tapi itu bukan sama yang saya sayang, dan itu menyiksa! saya bersumpah, saya gag akan mau lagi pacaran sama orang yang gag saya sayang... dan inilah saya..

hmm...
saya tipe gadis yang banyak ditaksir orang (ini fakta) dan saking banyaknya saya sering narik ulur mereka...
dan itu bukan cinta kan?

saya sekarang sedang merasakan cinta..

cinta yang saya rsakan sekarang itu..

seperti memeluk bayangan..
seperti merindukan salju..
seperti terikat padahal lepas...
rasanya sakit tapi indah..
dan saya bahkan gag bisa melakukan apa-apa!

itu cinta saya...

saya punya keyakninan yang teramat amat amat amat amat pede.. yakni
"yang bisa berkomitmen sama saya pasti beruntung"
:)

ahhahahaha.....

Sabtu, 01 Mei 2010

kamu

Aku sayang kamu.. bahkan malam ini pun aku masih kalah dengan perasaan ku.. masih membiarkan airmata yang kembali berbicara…

Tapi aku sudah ebrejanji untuk membingkai kisah ini dengan manis…



Bertanya sendiri aku, apa aku kuat untuk pergi menjauh darimu selamanya? Karena aku meniatkan itu setelah malam itu sebenarnya….



(sepertinya) Akan teramat tidak adil baginya jika aku masih ada di hidupmu saat ini..



Tapi tunggu dulu… Bantu aku,

Jika aku harus ingat padamu, dan begitu gilanya ingin bertemu denganmu.. bisa kau katakana apa yang harus aku lakukan?

Jika aku kembali menyesal dan menangis, bisa beritahu aku, apa yang sanggup aku lakukan?

Dan jika suatu hari aku berpapasan denganmu dan dengannya… aku harus apa?



Lagu dengan sederhana mu itu.. lagu yang manis..

Itu lagu ku kan? Darimu maksudku..



Setelah hari itu, aku sadar kisah ini berakhir..

Maksudnya, kau dan aku dengan sadar mengakhiri kisah ini, terlepas dari apapun perasaan kita.. aneh memang.. saat aku melihat matamu, aku hanya bisa berguman dalam hati “ dia milkinya…” dan itu yang menjadi rem hal gila yang ingin aku lakukan padamu…



Sekali lagi, aku akan membinkai kisah ini dengan manis…

Walau Aku sanksi bisa melupakanmu…



Tapi yang jelas saat ini aku masih menikmati rasa sayangku padamu..

Teramat menikmati…

Hingga habis.. yang entah kapan itu…



Kita sepakat tidak berbicara kata terlambat kan?



Karena jika itu kau bahas, itu kata yang paling membunuhku…



Sementara ini ‘beri sedikit waktu agar ku terbiasa tanpamu….’



“ bila kau mau percaya… dibalik segala beda, kuungkap dengan sedrhana, sejujur-jujurnya.. aku mencintaimu.. itu yang aku tau…J




Rabu, 28 April 2010

mumpung setaun sekali..


Lagi-lagi proses komunikasi

Para artis yang menggunakan baju dan perhiasan yang mahal saat acara red carpet merupakan proses komunikasi yang ingin disampaikan. Kita dapat lihat dari proses komunikasi sebagai isyarat. Selebriti itu mencoba untuk mengisyaratkan pesan non verbal kepada media,  masyarakat, dan pencitraan dirinya dengan fashion yang dikenakannnya. Isayarat yang disamapaikan adalah persaan ingin dipuji oleh media dalam hal ini kritik fashion bahwa selebriti itu mampu membeli baju yang mahal dan bagus. Adanya keinginan untuk dipuji bahwa dirinya terlihat menawan dan pantas untuk hadir di ajang red carpet itu dan bagi seorang sselebritis menegluarkan biaya dan mempersiapkan waktu yang panjang demi red carpet merupakan hal yang worth it.
Komunikasi merupakan hal yang bersifat tak reversibel. Artinya komunikasi yang sudah dilakukan tidaka dapat lagi ditarik atau dibuat seolah-olah belum perna terjadi. Begitu pula yang terjadi dalam kasus selebriti Hollywood. Mereka akan rela membeli perhiasan mahal karena mencoba mengkomuniaksikan kepada media fashion bahwa mereka layak, terlihat bagus, tampil menawan dalam acara setingkat red carpet. Karena jika selebriti itu terlihat buruk maka ia akan menjadi bahan obrolan yang entah kapan akan selesai atau malah mendaptkan award ‘dresscode terburuk’.
Pada intinya adalah ini merupakan proses komunikasi non verbal yang coba diungkapkan para selebriti melalui simbol-simbol seperti perhiasan, sepatu, baju yang ia kenakan itu.

Mari bicara persepsi

persepsi merupakan proses dimana kita sadar akan banyaknya stimulus yang memengaruhi indera kita. Dalam hal selebriti yang mengeluarkan banyak biaya serta mengarah pada proses persepsi. Setelah berbagai macam proses komunikasi yang coba diutarakan oleh selebriti itu saat acara red carpet maka persepsi akan dibentuk  pada saat acara red carpet itu dimulai.
            Proses persepsi itu akan dimulai dari selebriti yang menstimulan media untuk memperhatikannya. Selebriti itu seolah-olah ingin berkata “ hey.. perhatiin dong, aku udah maksimal!” setelah stimulan yang diberikan oleh selebriti itu melalui pakaian dan seluruh aksesorisnya maka media, pengamata busana, hingga masyarakat awam akan menangkap stimulan itu dengan berbagai pemikiran, barulah setelah itu “kerja keras” artis untuk mengeluarkan uang hanya untuk tampil di red carpet akan mendapatkan timbal balik. Entah itu berupa kritikan atau pujian. Hal yang menarik adalah ketika nanti masyarakat serta pengamat mode itu mempunyai persepsi sendiri seperti “ waah.. karena film nya sukses jadi dia beli kalung mahal ni...”
            Ada dua teori yang bisa dijadikan kacamata untuk melihat kasus ini. Pertama adalah Atribusi-Diri (self Atribition)selebriti itu mencoba untuk menilai perilakunya sendiri. Sebagia contoh perilaku artis yang rela membeli kalung mahal yang hanya akan dipakai sekali itu merupakan bentuk atribusi diri. Selebriti itu ingin terlihat paling menonjol, paling menawan, paling berbeda dalam perhelatan red carpet. Paling tidak ia dapat memuaskan keinginananya berusaha menjadi yang terbaik walaupun entah apa yang menjadi persepsi media atau masyarakat tapi sebelumnya ia ingin mengarahkan persepsi media atau masyarakat itu tentang dirinya. Dan selebriti itu melauakn dengan keadaan sadar.
            Kedua adalah teori konsistensi. Teori ini mempunyai karakteristik bahwa kita sebagai manusia selau ingin hal-hal yang menyenangkan dan hal yang kita inginkan. Kita menjaga ritme agar itu tetap konsisten. Inilah yang terjadi dalam red carpet, yakni bagaimana keninginan sesungguhnya para selebriti itu untuk dipuji dan diberi komentar yang baik. Karena selain kepuasan telah berkorban, bentuk pencitraan diri, itu juga sebagai eksistensi dirinya kedepan. Dengan tampil di red carpet, ia mungkin dapat mendapat peran atau jika tampil menawan di red carpet maka bisa membuat lawan aktingnya menjadi kalah pamor.

rabu, 28 April 2010

saya benci harus diperbudak seperti ini...
harus lumpuh karena hal yang sangat abstrak...
kalau aku bertanya padamu, apa yang paling membuat terjatuh dalam usahamu mendekati hatiku?
apakah penolakan yang aku berikan membuat mu sakit?
atau masalah waktu?
ya.. itu terserah padamu..
kau fikir, aku tak tahu ya perasaanmu?
aku tau, bahkan teramat tahu...

hei, aku pernah merasakan yang lebih parah dari yang kau rasakan... jauh lebih parah!
aku pernah meraskan yang penolakan yang lebih parah.. lebih dari yang kau raskan dari penolakanku padamu..
aku bertanya sekarang....

pernah kau coba tnya atau sekedar ingin tahu?
atu mungkin sekedar bertnya kenapa aku begitu cueknya padamu dalam kurun waktu itu..
biarkan aku menulis.. biarkan aku kembali memaksa mu ntuk ini...

karena kau bahkan tak tahu betapa aku yang pernah begtu hancurnya karena cinta..
pernah kau mersakan menjadi anak yang harus mengalami perceraian?
tidak kan? karena keluargamu baik-baik saja..
apa pelajaran tentang komitmen yang diberikan orangtuamu padamu? baik-baik saja kan?
aku...? kau cukup cerdas untuk menebak...

aku trauma!

saat aku mencoba menyembuhkan, yang ada aku selalu terbanting...

....
kini saat aku ingin bangkit sekali lagi, dan menghapus perasaan bahwa cinta itu mungkin ada.. apa yang terjadi?
yap... dengan sukses kau membuat aku lumpuh dan lebih rapuh dari apa yang pernah aku rasa....
tidak seburuk sebelumnya memang.. tapi cukup menambah luka...

malam ini, saya berfikir, apa gunanya aku bertemu dengan mu bsok?
apa yang harus aku tau?
apa yang akan kita bicarakan...

saat muncul perasaan rinduku.. aku beri saran padamu, acuhkan saja!

munkin ini saat yang paling tepat untuk melepasmu...

aku lupa, aku kan permepuan kuat...
biar malam ini jadi malam terakhirku untuk menyesal.. jadi malam terakhir ku menangis..

apa aku ikhlas? hah! tentu saja belum!
tapi pasti akan baik-baik saja...

oke.. bagian terberat saat ini adalah melihatmu bahagia..
karena saat aku menyayangimu... dan yang terjadi aku harus melihatmu menyayanginya...
© RIWAYAT
Maira Gall