Kamis, 10 Mei 2012

Lagu pengantar tidur malam ini


Ini adalah lagu pengantar tidur saya di malam hari ini.
Lagu aslinya dinyanyikan oleh maroon 5 feat wiz khalifa, dan ini cover by tiffany alvord.
pada dasarnya saya sukaaaa sekali dengan lirik dan nadanya.
kocak aja gitu liriknya

"If happy ever afters did exist,
I would still be holding you like this
All those fairy tales are full of shit
One more fucking love song, I'll be sick"


setelah lagu ini selesai, saya kembali memutar lagu yang sepertinya dalam beberapa hari ini menjadi playlist of the week saya.
please welcome....
lil wayne feat bruno mars with MIRROR


ini adalah lagu yang membuat saya cinta pada pendengaran pertama.
selain karna kata-katanya  udah dicerna, saya suka nada dibagian reffnya. Bikin nagih didengerin, dan kata-katanya kena!

ya sudah, selamat beristirahat semesta,
selamat bergumul pada alam mimpi masing-masing.
sama seperti lirik dari lagu mirror

"With everything happening today  
You don't know whether you're coming or going 
But you think that you're on your way"

hoaahm..
NB : tulisan ini saya berikan untuk titis hidayatis yang kosannya saya jadikan tempat menginap.

#10
#31harimenulis

Rabu, 09 Mei 2012

Surat pagi ini, untuk kamu

ada sebuah surat cinta untukmu,
saya selipkan dibawah cangkir kopimu pagi ini.
saya tulis dengan sangat hati-hati.
karena dari setiap kata yang saya pilih, saya membayangkan reaksimu.

Ada sebuah surat cinta untukmu,
entah apa yang mendasari untuk menulis ini.
tapi kata-kata itu mengalun perlahan tanpa saya tahu apa maksudnya,
mungkin itu karena logika yang dipikirkan oleh hati yang punya jalannya sendiri.
atau karena rindu yang menggebu pagi ini.

Ada surat cinta untukmu,
saat kamu membaca, pastikan hatimu sedang berwarna merah marun dan pikiranmu selapang tanah surgawi ya?
pastikan juga, kamu membaca ini dengan secangkir kopi yang kamu suka itu
panggil lagu kesukaankmu, tapi kali ini jangan yang menghentak.
tutup dulu semua update dan kesibukanmu agar kamu membaca suratku dengan senyum tanpa terburu waktu.

saat selesai nanti,
pastikan kamu paham,
jika tidak,
bacalah lagi, seduh lagi kopimu, dan kali ini ambilah bantal agar punggungmu tidak sakit terlalu lama duduk membaca suratku.

sebuah surat untumu,
tidak terbungkus,
hanya secarik kertas, saya tulis tidak rapi tapi jelas terbaca,
sebuah surat cinta untukmu, untuk menemani harimu agar terbungkus erat oleh kasih.
dan agar kamu tau bahwa saya rindu.


"Hai, kamu
saat terbangun pagi tadi, ada rindu yang menyembul keluar tanpa tahu malu.
untuk itu, aku ingin memberitahumu sesuatu,

kelak,
aku akan membangunkan pagimu dan memberikan pelukan sehangat awan untukmu.
jadi kamu tak perlu lagi kopi di pagi hari untuk mendapatkan semangat.

kelak,
aku ingin memberi kecup selembut udara untukmu
agar kamu tak perlu lagi menghentakan kaki karena rasa cemas yang berlebih.

aku akan jadi orang yang membetulkan dasimu di setiap pagi
jadi kamu tak perlu lagi risau dengan penampilanmu.

dan setelah itu, aku akan menjadi orang yang berteriak kencang kata semangat
agar kamu tau, bahwa tak ada yang perlu kamu risaukan di semua pagimu.
semua akan baik-baik saja.
dan menghturkan harap agar apa yang kamu perjuangkan bisa kamu lakukan.


kelak..
tapi kini,

biarkan kamu tau,
aku rindu kamu
dan sebuah harap dan doa aku selipkan di surat ini untuk temanmu menjalani hari.

selamat pagi,
kamu"



#9
#31harimenulis




Selasa, 08 Mei 2012

Penyakitan

Dilahirkan sebagai seorang prematur membuat masa kecil saya agak unik. Masa kecil saya tak seperti anak-anak lain yang bebas berlarian diluar tanpa takut sinar matahari, angin sore atau kelelahan.
masa kecil saya lebih banyak dihabiskan di dalam ruangan dengan membaca, membaca dan membaca lagi. Fisik saya yang sangat ringkih menjadikan masa kecil saya "sangat unik" memang

saat kecil,
Saya punya penyakit asma yang agak parah, sehingga saya tidak bisa terkena angin sore atau bahkan angin malam. Saya tidak boleh terlalu capek, karena kalau itu terjadi, fisik saya bisa langsung drop dan suhu tubuh saya akan meningkat sampai 39 derajat celcius dengan cepat, seperti sumbu yang terkena minyak akan langsung menyala jika terkena api. Lebay ya? dan itu sering terjadi.
Belum lagi, saya punya ribuan alergi. mulai dari debu, angin, makanan bergetah dan banyak lagi. Kalau itu terlanggar, ya demam tinggi itu jawabannya.

semua kelurga sudah paham dengan kondisi saya. Ditambah dengan posisi saya yang adalah cucu pertama dari keluarga mama-ayah, sehingga proteksi mereka begitu besar untuk kesehatan saya. Selain karena biaya, kata mama, kalau saya sakit, cengengnya ampun!

untuk itu, outdoor bukan teman saya.
saya jaraaaang sekali diijinkan untuk bermain di luar ruangan. sehingga saya tidak bisa menggunakan sepeda hingga SMP. Bahkan sampai sekarang, saya kurang fasih menggunakan sepeda, hahaha tapi saya bisa kok naik motor, walau matic. Apalagi olahraga, saya nyaris tidak handal dalam segi olahraga.

termasuk dalam berenang.
padahal kata orang, sering berenang akan membuat penderita sakit asma sembuh secara perlahan. Tapi itu tidak berlaku bagi saya.
sehabis saya berenang, saya langsung masuk rumah sakit keesokan harinya karena demam 42 derajat!
jadi blacklistkanlah berenang dalam kamus hidup saya.

oke baiklah.
sayapun hobi keluar masuk rumah sakit.
hingga di bangku sekolah dasar, saya hampir telah mencicipi semua jenis penyakit.
mulai dari gejala types. Types. Gejala demam berdarah, demam berdarah, campak, virus demam 6 hari, cacar air, kecelakaan, tenggelam, bahkan sampai saya umur 10 tahun, dalam seminggu saya harus suntik antibodi.
jadi saat anak-anak seusia saya ketakutan melihat jarum suntik. Saya sudah kebal.
Bahkan saya sempat jadi cemooh salah seorang teman SD, dengan berkata "Kok kamu masuk, ga sakit lagi.."
Jahat sekali dia :(


Tapi semenjak masuk bangku sekolah mengah atas alias putih abu-abu alias SMU. Bimsalabim adakadabra saya justru menjadi orang yang sangat amat sibuk. Sesuatu yang harusnya saya hindari, karena kalau kecapekan saya bisa sakit. Tapi ini kebalikan, aktivitas saya seabrek brek.
Mulai dari sekolah, ikut organisisasi, ikut panitia ini itu, ikut lomba ini itu, ikut pertemuan ini itu, ikut acara ini itu.
bahkan hampir tiap hari saya pulang setelah magrib.
belum lagi saya aktif di karya tulis dan sering mengejar deadline tulisan hingga pagi.
saat kuliah, lebih parah lagi!
saya bekerja di dua tempat, bahkan dari semester 1. Bersosialisasi dan ini itu.
sibuk sekalilah pokoknya.
berangkat pagi, pulang tengah malam. begitu teruuus. saya menikmati sibuk saya ini dengan amat :D

tapi ajaibnya, alhamdulilahnya juga, saya malah juaraaang sekali sakit. Paling-paling sakit kalau mau mendekati menstruasi, atau flu sesekali, atau ya sakit hati :p, tapi tidak lantas gampang drop seperti masa kecil saya.

saya juga heran sih kenapa.

mungkin karena Tuhan tau, bagaimana produktifnya saya kelak, sehingga saya diberi antibodi secara sekaligus saat saya masih kecil. Sehingga, sekarang saya bisa menikmati hari-hari seru saya tanpa intervensi penyakit.

Terimakasih Ya Rabb atas semua kesembuhan dan semua kesehatan yang Engkau berikan kini.
sungguh terimakasih Rabb :)

NB : dedikasi tulisan untuk orang-orang yang tengah berjuang untuk kesehatan. Percayalah, saat sakit itu ada, kita akan lebih paham arti kata sehat.

#8
#31harimenulis

Senin, 07 Mei 2012

(Saling) Mengenal

Coba ingat dan kemudian tetapkan, siapa yang menurut kita menjadi orang yang paling kenal dengan kita.
Dan jawaban kita akan jatuh pada siapa?
mama? ayah? teman? sahabat? pacar? mantan? guru? atau siapa?

well, kalau saya kembalikan pertanyaan itu kepada diri saya sendiri. saya pasti bingung.
siapa ya yang kira-kira paling mengenal saya...

Karena bagi saya, saya juga jarang "mengizinkan" orang untuk benar-benar mengenal saya kalau tidak orang itu secara sengaja selalu hadir dihidup saya.
seperti sahabat saya selama SMA yang sebangku dengan saya selama 3 tahun. Jadi ya, dia tau bagaimana saya tanpa saya berkata dan menjelaskan.

Bagi sebagian orang, saya dikenal dengan orang yang sibuk
Sebagian lagi berkata supel
Namun ada juga yang berkata jutek
Ada juga yang mengatakan saya orang ga bisa ditebak. 

apapun yang orang katakan toh itu hak mereka.
saya ga akan menyalahkan atau membenarkan

Saya ga mengekspektasi semua orang mengenal saya dengan baik. Saya sadar pada sekat yang kadang saya bangun terlalu kuat untuk orang-orang diseliling saya.

entahlah, tidak kepada semua orang saya bisa dengan mudah melepas lelah dan melepas rasa tangguh. Itu wajar kok. Semua orang pasti juga begitu, punya tempat dimana bisa melepas tangguhnya sejenak, sambil bercerita panjang lebar, juga kadang disertai dengan tangisan atau pisuhan. Selebihnya rasa tangguh itu kembali dipakai dan ya... kembali seperti biasa
seperti tulisan saya sebelumnya tentang "topeng".

mengenai orang-yang-paling-mengenal ini, saya sering merasa terkecoh. 
saya kadang mengklain  beberapa orang sebagai orang yang paling mengenal saya. Tapi setelah saya cermati, ternyata tidak. Dan untuk beberapa waktu, saya merasa sedih karena rasa terkecoh ini.
sampai saya sadar bahwa pada dasarnya selain mama saya, memang tidak ada satupun orang yang benar-benar benar mengenal saya. 

beberapa orang mengenal saya dengan bagiannya masing-masing. Ada yang besar, ada yang kecil. Ada yang dalam, ada yang cetek. Dan itu sebetulnya lebih dari cukup.



ya akhirnya, saya hanya bisa tersenyum, jika pendapat orang kadang begitu sangat berbeda-beda tentang saya. Ya karena saya memberi sekat yang berbeda pada orang-orang ini.
kadang saya sendiri merasa jengkel ketika mama saya membelikan makanan yang nyata-nyata saya benci makanan itu.
atau ayah saya yang baru tau minggu lalu bahwa saya fobia kodok -____-
bikin jengkel sebenarnya, tapi kemudian saya sadar, bahwa saja juga mungkin tidak melakukan itu ke orang lain. Saya kadang lupa ulangtahun sahabat saya. Atau saya tidak tau persis apa makanan favorit mama saya.
jadi ya seharusnya saya ga boleh jengkel juga sih. Orang saya ga melakukan hal yang sama. Adil.

kondisi yang kocak.

yang jelas saya tau, dan banyak orang tau tentang saya adalah saya adalah seorang yang moody. Hampir semua orang tau tentang itu. hahahha...

Tentang kenal mengenal ini kadang memang menjadi teka-teki.
Untuk itu, membubuhkan kata "saling" dalam kata "kenal" ini adalah jalan tengah yang bijak.


NB : tulisan ini saya dedikasikan untuk beberapa orang yang sejauh ini memegang peringkat "paling mengenal saya". Rosma puspitasari, titis hidayatiw, Dyah, Ayudha Ghora dhira, nenek dan mama saya.

#7
#31harimenulis


Minggu, 06 Mei 2012

porak poranda


Hari ini berjalan sedikit porak poranda.
Emosinya ada di mana-mana, menangkap saya yang sepertinya memang sedang mudah terhasut.
Sumpah serapah jadi bentuk manifest jalannya hari ini.
Kening berkerut sejalan dengan hati dan pikiran yang keruh.

Hari ini berjalan sedikit porak poranda
Saat pundak yang saya idamkan tak muncul hari ini
Saat saya ingin berteriak tapi terbekam
Saat saya hanya ingin menyalahkan dan membentak tapi tertahan

Hari ini berjalan sedikit porak poranda
Jangan sentuh dulu, efeknya mematikan.

Sabtu, 05 Mei 2012

SRF

setiap malam minggu sebetulnya sama saja.
dan apa juga yang sebetulnya membedakan malam minggu dengan malam-malam lainnya?
hanya mungkin karena malam minggu adalah hari sabtu malam dan besok libur. Jadi terkesan malam yang panjang.

umur saya 20 tahun, dan saya sudah melewati ribuan malam minggu dengan ribuan perasaan dan kejadian.

ada malam minggu yang kelabu,
ada malam minggu kasmaran
ada malam minggu menugas PNI PMI
ada malam minggu mengejar deadline
ada malam minggu istirahat
ada malam minggu jalan-jalan
dan ada malam minggu yang..
yang be ker ja!

GREAT!

seperti malam minggu ini. Disaat saya sebetulnya lebih ingin berada di kamar dan bermain plants VS zombie sambil mendengarkan lagu the script dan maroon 5.
atau pergi ke TBY melihat-lihat sesuatu-yang-pasti-ada-aja-kegiatannya dan diakhiri dengan makan capcay goreng warung ijo.

Tapi kenyataannya saya harus terdampar lagi di callbox, ditemani mixer, microphone, headphone, log book, adlips, komputer dan telfon!

saya harus jadi tumbal saat semua penyiar entah kemana malam minggu ini.

sebetulnya ini bukan program saya.
tapi penyiar aslinya harus meliput konser musik Seconhande Serenade dan jadilah saya memandu acara yang bernama SRF (Saturday Rock Fever) yang bahkan saya sendiri kurang paham dengan lagu-lagu bergenre ROCK. Dan sepertinya saya sedang PMS!!
oh ya, saya juga sekaligus harus mengabarkan pada pendengar (live report) tentang acara musik itu.

apalah daya ya..
mari selesaikan pekerjaan dengan baik.
mungkin kalau bisa divisualkan, muka saya akan seperti ini


Cemberut!

NB : tulisan betul-betul saya dedikasikan untuk orang-orang yang menghabiskan malam minggunya untuk pekerjaan.

#5
#31harimenulis

Jumat, 04 Mei 2012

Nama


Semua orang pasti punya nama.

Kalau tidak, bisa dibayangkan betapa susahnya ketika satu sama lain harus saling memanggil dengan “anu..” “eh..” “kamu…” “mas..” “mbak..”

Dibalik nama, pasti ada makna.
Dan jangan salah, pemberian nama ini bukan hal yang mudah.
Saya ingat ketika seorang tetangga, hendak melahirkan anak pertamanya. Dia sampe harus membuat votting yang melibatkan keluarga kami, walau hanya sebagai tetangga. Dan waktu anaknya lahir, dalam hati saya berkata : “wah, namanya hasil vottingan. Musyawarah mufakat aja lewat. Luar biasa bayi ini..”

Lagi, seorang sepupu jauh saya yang umurnya sudah jauh diatas saya juga akan melahirkan anak pertama. Dia sampai minta orang pintar untuk mencarikan nama untuk anaknya. Tidak tanggung-tanggung orang pintarnya ada di Malaysia. Katanya kalau besar supaya bisa jadi orang sukses.

Atau ketika teman saya yang berasal dari Jakarta dan sudah mempunyai anak menamai anaknya dengan nama mantan pacarnya. Dan dengan tenangnya berkata “kalo gue ga bisa dapetin dia, gue bikin aja anak yang semuanya persis sama dia, termasuk namanya”

Berlebihan sekali.

Ada pula yang menamai anaknya dengan nama Negara. Seperti Sydney atau wonosari. (ada temannya teman saya yang namanya wonosari putri sukandi)

Ada pula yang menamai anaknya dengan nama “seribu umat” seperti ani, toni, agus, dina, entah apa pertimbangannya. Bayangkan, dulu di kelas saya ada 3 orang yang bernama RIZKA. Sampe kita harus membuat asosiasi. Rizka satu, Rizka kurus, Rizka kacamata. Doh…

Ada pula yang menamai anaknya sesuai nama orang sukses dan berharap anaknya seperti itu kelak. (seperti nama adik bungsu saya, Enzo akio dzimazya. Enzo itu adalah orang yang menemukan mesin ferarri. Dan teman SMP saya bernama megawati putri)

Ada pula teman saya yang dinamakan MARTIN padahal dia susah mengucapkan huruf R

Atau nama yang sesuai nama bulan tapi justru tidak lahir dibulan itu, melainkan karena orangtuanya menikah dibulan itu. hahahaha :D

Nama hari
Nama bunga
Dan banyak lagi.

Saya pun iseng bertanya pada mama saya akan arti nama saya yang panjang ini.
Jadi, nama saya ini mempunyai makna anak perempuan lemah lembut dan dinanti kebahagiaannya.
Siti itu berarti anak perempuan dari bahasa arab.
Alifah itu lemah lembut dari bahasa arab (Saya tau, ini meragukan)
Farhana itu kebahagiaan
Dan dinanta itu plesetan dinanti.

Dan jadilah saya, seorang yang tidak lemah lembut dan sangat bahagia. Hahahaha :D
Nama itu sakral. Kalau menurut mbak pulung, ibarat brand nama itu ibarat pesan intangible yang ada didalamnya. Orang berharap bisa mempuyai arti sama seperti namanya.

Yang mempunyai arti nama ARTA mungkin orangtuanya berharap dia kelak menjadi orang kaya.
Yang mempunyai arti nama endang mungkin orangtuanya berharap dia jadi anak yang dapat menyenangkan hati banyak orang (endang, plesetan dari kata enak)

Dan banyak lagi.

Mungkin karena saya belum memiliki anak, jadi belum tau bagaimana rempongnya harus memilihkan nama untuk sebuah denyut yang berdetak.
Well, apapun nama kita, percayalah itu sudah melewati proses pemikiran yang tidak sederhana. Dan dibalik itu ada seribu doa dan harap yang melekat.

NB : tulisan ini saya dedikasikan untuk semua orang yang mempuyai nama dan membuktikan kalau dirinya memang mempunyai “nama”

#4
#31harimenulis

© RIWAYAT
Maira Gall