Minggu, 24 Mei 2015

Toko buku

Rasanya seperti punya kerajaan sendiri saat berada di toko buku. Berjalan memasukinya, aku seperti seorang putri yang paling cantik sejagad raya.
Tak apa tersesat karena aku tau akan tersesat di surga.
Rutinitas klise yang selalu menyenangkan di lakukan. Berjalan dari satu rak ke rak lainnya.
Jongkok dan berlama-lama membaca sinopsisnya di belakang bukunya. Lalu memilih beberapa buku untuk dibawa ke kasir. Rasanya semua penat, semua stress, dan semua keluh teruarai dan tersebar di toko buku. Sungguh menyenangkan berlama-lama di toko buku.

Apalagi saat kita pergi kesana.
Kamu dan aku akan tersesat disana. Berjalan bersama-sama melewati buku-buku, mencium aromanya, memperhatikan sampulnya, dan saling menengok pilihan buku masing-masing.

"Kenapa buku itu?"
"Penasaran aja"

Kamu, aku, dan kerajaan buku kita. Diam tersesat, berlama-lama.
Mungkin kalau kita bisa tinggal di toko buku ini selamanya, kita akan seperti  sepasang buku tua yang berdebu, karena tak mau beranjak.



Psst, kamu menawan sekali jika tengah serius begitu.

#31harimenulis
#bonus

Tidak ada komentar

© RIWAYAT
Maira Gall