Minggu, 20 Mei 2012

exciting 37

Menjadi seorang penyiar itu mimpi semenjak kecil. Kalau boleh jujur, menjadi penyiar adalah jawaban bahwa tidak ada mimpi yang tidak bisa jadi kenyataan.
Saya ingat betul, saat saya berada di bangku SMP dan saat itu saya mengidolakan PRAMBORS dan MADAMA FM makassar. Rasanya hidup saya begitu bahagianya mendengar penyiar-penyiar itu berbicara dan memutarkan lagu. Saking ngefansnya saya, sampe-sampe saya sering melakukan simulasi didepan cermin dengan lagu yang sengaja saya putar dan berpura-pura menjadi penyiar radio handal nan kece.

Mungkin saat saya melakukan itu, ada harap yang ditangkap oleh semesta. Dan siapa sangka, bertahun setelahnya, saya benar-benar ada di callbox lengkap dengan mixer, headphone, log book dan menyandang predikat penyiar.

tapi itu tidak mudah.
Sungguh sangat tidak mudah untuk mewujudkan itu semua.
saya harus jatuh bangun.
mungkin benar kata orang, yang berharga tak akan mudah untuk didapatkan.
Saya harus gagal mengikuti audisi penyiar pelajar di beberapa radio. Bahkan saya sempat ingin menyamarkan identitas agar bisa masuk ke radio dan menjadi penyiar.

Hingga perjuangan saya mengantarkan saya pada radio yang terletak di Jalan Demangan baru no 24.
Radio yang bukan radio ecek-ecek karena kata mama-ayah saya, radio ini adalah radio fave mereka saat kuliah. WOW.

Saya ingat. Hari itu, jogja sedang panas-panasnya dan saya masih mengenakan seragam sekolah lengkap dengan tas dan bau badan matahari. Diantar oleh mama saya, saya akan mendaftar mengikuti audisi DJ Pelajar. Bahkan untuk sekedar mendaftar saja, saya harus salah jalan. Karena saya pikir Unisi berada di jalan pasar kembang dan ternyata sudah pindah. Habislah saya dimarahin mama karena harus putar jalan dari pasar kembang ke Demangan dengan kondisi panas jogja yang ampun ampunan.

Tahap audisi saya lakukan.
Deg-degan sekali rasanya.
hingga kemudian saya terpilih menjadi DJ pelajar dengan 7 orang lainnya.
Jadwal siaran saya saat itu adalah tiap hari Senin!

Tibalah saatnya untuk siaran perdana!
jeng jeng jeng!
mau tau rasanya?
rasanya kayak mau MENIKAH! hahahahaa
saya akan on mic jam 6 sore, dan dari jam 6 pagi, jantung saya mau meloncat keluar. Tiap detik saya ngomong sendiri dan bersikap lebay.
satu jam sebelum siaran, tangan saya dingiiiiiin, kulit saya sawo matang, dan mata saya langsung sayu *eh.
Sebagai DJ pelajar, saya tidak siaran sendiri. Penyiar seniornya bernama BINTANG.
Siaran pertama berjalan sangat lancar. Tambah bahagia, saat semua teman SMA dan keluarga saya langsung mengirimkan pesan singkat yang mengatakan betapa bagusnya siaran saya. Entah lebay atau berbohong, yang jelas saya bahagia membaca semua pujian itu.

itu adalah awal.
perjalanan saya di radio ini tidak mulus. Hingga hari dimana saya diangkat secara resmi menjadi penyiar reguler.
to good to be true sebetulnya :')

hampir semua aktifitas keradioan pernah saya lakukan dan alami.

mulai dari siaran jam 8 pagi, jam 11 siang, jam 2 siang yang merupakan office hours. sensinya siaran didengerin orang sekantor itu kayak main teater diliatin pacar. Siaran jam 11 malam hingga Siaran sahur jam 3 subuh. Bahkan saya sekarang siaran setiap hari jam 5 subuh.
Juga pas saya harus interview artis, mati lampu pas on air, sariawan pas on air, atau saat saya harus patah ati dan itu juga pas on air. hahahha

saya juga harus menerima kritik sana dan sini.
"ipeh, pitch control"
"ipeh suara perut, kamu terlalu cempreng"
"ipeh, kemampuan DJ kamu tingkatin dong"
"ipeh, blaaa..."
"ipeh, blaaa..."
hahahhaa..
as long as itu demi kemajuan saya dan juga unisi, saya akan terus belajar dan menerima semua kritik. Termasuk kritik moody itu, setuju sodara-sodara?

4 tahun sudah saya di Unisi, dan sudah 37 tahun juga radio ini mengudara.
berarti sudah selama itu juga saya berada dibelakang kendali mixer dan mengudarakan suara. What a exciting life, isn't? 
Dan tepat hari ini, tanggal 20 mei radio kesayangan saya ini ulangtahun. Saya percaya bahwa 37 tahun bukan umur dan waktu yang sederhana untuk dilakukan. Pasang surut pasti pernah dialami oleh radio ini, keluar masuk orang baru dan semuanya telah menjadi satu pengalaman juga untuk radio ini. Biar kata banyak yang menyepelakan atau bahkan memuja radio ini, tapi saya selalu yakin pada kemmapuan dari Unisi yang tetap mempunyai pasar dan pendengar sejatinya sendiri.
Kadang saya juga suka merasa geli sendiri jika kita sudah merasa panas membicarakan radio kompetitor. hahahhaa... ya namanya juga battle world ye.

Selamat ulang tahun Unisi. Terimakasih sudah berkenan mengajak saya bergabung dan menjadi keluarga kecil ini.
Sungguh terimaksih telah membuat saya bisa mengucapkan "dari kawasan kolombo jogjakarta, 104, 5 FM unisi the excitng radio, ketemu lagi barengan saya Alifah farhana dan bla bla bla.."

Kata orang, menjadi penyiar harus gaul dan berwawasan. well, bagi saya, karena menjadi penyiarlah saya menjadi berwawasan. Karena saya dipaksa untuk tahu perkembangan, tahu trend, dan membentuk pola musik saya. Menjadi penyiar juga berarti link dan kemampuan. Entah sudah berapa event yang saya MC-kan karena orang-orang tahu saya seorang penyiar. Juga Kemampuan improvisasi saya yang baik saat saya sedang menjadi public speaker dan itu semua karena saya menjadi penyiar dan itu di UNISI.

Betapa sayangnya saya dengan UNISI, apapun kondisinya. Tak pernah saya berfikir untuk pergi atau pindah. Karena inilah tempat saya belajar dan inilah tempat dimana impian masa kecil saya bisa nyata terlihat.

Terimakasih juga untuk intelektual muda yang dengan setia mendengarkan 104.5 unisi radio terlebih mendengarkan saya siaran. Mari kita sama-sama mendoakan agar di usianya yang ke 37, unisi semakin jaya di udara dan semakin matang.

NB : tulisan ini saya dedikasikan untuk semua warga UNISI.
Terimakasih untuk semua penyiar. Maya raditha, yoga satria, zam alfaris, venicia aulia, mega nalasukma, denta aditya, dewa candra, aldi swiss, dimas code, bulan annisa yang telah menjadi teman bekerja yang baik. Guys, tau apa serunya jadi penyiar? bisa KAROKEAN GRATIS. hahahhahaa :D

juga untuk EX penyiar, Anindita maya julungwangi, bintang maulana, nadia syihab, uut kirana, aryn husna, pras, mas edo dan fani andari.

Juga untuk bapak PD rifqy edruss dan seluruh tim menejerial pak cuk, pak yahya, bunda niken, mbak febri, pak bowo, mbak risti (kenapa mbak, dan bukan bu?), pak gio.
Dan seluruh tim OFF air.

Juga untuk julia yang sepertinya ditaksir salah satu diantara kami *eh *ups :)


Selamat Ulang tahun unisi.
:)

#20
#31harimenulis



Tidak ada komentar

© Mood Coaster
Maira Gall